Kamis, 18 Desember 2014

Kemdikbud Luncurkan Ruang Partisipasi Publik terkait Kurikulum 2013

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia meluncurkan ruang partisipasi publik terkait Kurikulum 2013 melalui SMS khusus 1771, dan situs pengaduan.kemdikbud.go.id bagi seluruh masyarakat Indonesia. Masyarakat dapat mengirim masukan, atau pengaduan dengan mengirimkan pesan singkat ke nomor 1771 dengan mengetik KUR (spasi) peran#masukan, atau dengan mengisi formulir media jaringan pada situs pengaduan.kemdikbud.go.id yang tersedia.

Sabtu, 22 November 2014

KEGIATAN KKG GUGUS MAWAR PANINGGARAN 22 NOVEMBER 2014

Sesuai jadwal, Sabtu, 22 November 2014 siang tadi, kembali digelar kegiatan KKG Gugus Mawar yang dilaksanakan di SD Inti SD Negeri Tanggeran.

Kegiatan yang diikuti peserta dari SDN 01 Kaliboja, SDN 02 Kaliboja, SDN 01 Botosari, SDN 02 Botosari, SDN Kaliombo, SDN Sawangan, SDN 02 Lumeneng, dan SDN 02 Paninggaran tersebut dibuka oleh Kepala SD Negeri Tanggeran, Tahyono, yang menyampaikan paparan tentang agenda Monitoring dan Evaluasi Kurikulum 2013.

Sabtu, 01 November 2014

Nomenklatur Kemendikbud Tidak Berubah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyampaikan nomenklatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak berubah. Hal tersebut disampaikan saat acara penyambutannya, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (27/10/2014).
“Nomenklatur tidak Kementerian Kebudayaan, Pendidikan dan Menengah, tetapi tetap sama yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” tutur Mendikbud.

Jumat, 17 Oktober 2014

Indonesia Butuh 54 Ribu Guru Penjaskes di SD

Persebaran guru di Indonesia tidak merata, di satu sisi kelebihan guru tetapi di sisi lain Indonesia kekurangan guru pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjaskes). Indonesia membutuhkan guru Penjaskes di SD mencapai 54 ribu orang.

Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud Hamid Muhammad mengatakan kekurangan ini tidak bisa dibiarkan. Tujuan pendidikan di SD untuk membentuk siswa yang berkarakter, sehat, dan menjalankan perilaku hidup bersih akan mudah dicapai jika jumlah guru Penjaskes mencukupi.

Berlangganan Artikel via Email

Silahkan masukkan email Anda:

Delivered by FeedBurner